Keren! 500 Prestasi di 2025, SPIDI Jadi Tempat Berkumpulnya Anak-Anak Juara

Makassar — Sepanjang tahun 2025, SPIDI mencatat 500 prestasi dari berbagai bidang. Capaian itu diraih dari kompetisi akademik, tahfidz, olahraga, seni, hingga ajang kepemimpinan dan keterampilan. Raihan tersebut mengukuhkan SPIDI sebagai sekolah yang dikenal melahirkan siswa-siswi bermental juara. Direktur Akademik SPIDI, Dr Riza Sativani, mengatakan prestasi bukan sekadar hasil akhir, melainkan buah dari pembinaan yang konsisten dan terukur. “Di SPIDI, prestasi itu bukan kebetulan. Ada pembinaan yang rapi, evaluasi rutin, dan pendampingan intensif. Target kami bukan hanya menang lomba, tapi membentuk kebiasaan juara: disiplin, fokus, dan berakhlak,” kata Dr Riza Sativani dalam keterangannya, Senin (22/12/2025). Menurut Riza, budaya sekolah yang mendorong siswa berani mencoba dan berkembang menjadi faktor kuat di balik lonjakan prestasi sepanjang 2025. Selain penguatan akademik, SPIDI juga menyiapkan jalur pembinaan sesuai minat dan potensi siswa. “Kami memetakan potensi anak sejak awal. Ada yang kuat di akademik, ada yang menonjol di tahfidz, ada yang cepat berkembang di olahraga atau seni. Tugas kami memastikan mereka dapat jalur pembinaan yang tepat,” ujarnya. Riza menyebut, salah satu penguat pembinaan di SPIDI adalah hadirnya lebih dari 30 kelas pembinaan minat dan bakat yang terbagi dalam dua jalur, yakni life skill class dan talent class. Kelas-kelas tersebut dirancang agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga punya keterampilan, karakter, dan kesiapan menghadapi tantangan nyata. “Anak-anak perlu ruang untuk menemukan dan mengasah potensinya. Karena itu kami sediakan lebih dari 30 kelas pembinaan minat bakat, mulai dari life skill class sampai talent class. Di sinilah anak dibimbing, dilatih, lalu dipertemukan dengan panggung kompetisi yang sesuai,” kata Dr Riza Sativani. Di tengah tingginya kebutuhan orang tua mencari sekolah dengan pembinaan yang jelas, Riza menyebut pihaknya juga membuka ruang konsultasi bagi orang tua yang ingin memahami program pendidikan dan pola pembinaan di SPIDI. “Kalau orang tua ingin anaknya tumbuh dalam ekosistem yang terarah—akademiknya kuat, tahfidznya dibina, karakternya dibentuk—silakan konsultasi. Kami terbuka menjelaskan program pembinaan dan jalur pengembangan anak di SPIDI,” ujar Riza. Ia menambahkan, lingkungan yang sehat turut menjadi faktor penting. Di SPIDI, siswa dibiasakan saling menguatkan, bukan saling menekan, sehingga anak lebih percaya diri dan konsisten dalam prosesnya. “Anak-anak juara itu bukan hanya yang bawa pulang piala, tapi juga yang konsisten, bertanggung jawab, dan punya adab. Prestasi adalah bonus dari proses panjang,” tambah Riza. Dengan capaian 500 prestasi sepanjang 2025, SPIDI menargetkan penguatan program pembinaan di tahun berikutnya, baik dari sisi kualitas pelatihan, peningkatan partisipasi kompetisi, maupun pengembangan karakter dan spiritual siswa. Penulis: Ismawan Amir, MSc

Not Avalaible

Mohon Maaf Fitur belum tersedia, Sedang masa Development