Agar Tidak Salah Pilih! 7 Tips Memilih Pesantren Aman untuk Anak

Agar Tidak Salah Pilih! 7 Tips Memilih Pesantren Aman untuk AnakBelakangan ini, berbagai berita negatif tentang pesantren di Indonesia mencuat kepublik—mulai dari kasus kekerasan, perundungan, pelecehan, hingga dugaan radikalisme.Hal ini tentu berdampak pada tingkat kepercayaan masyarakat. Tak sedikit orang tua yangmenjadi ragu untuk memasukkan anaknya ke pesantren. Namun, penting untuk diingat bahwa kasus-kasus tersebut hanyalah segelintir dari ribuanpesantren yang telah berkontribusi besar dalam membentuk generasi berakhlak, cerdas,dan berkarakter. Pesantren tetap menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan ulama,cendekiawan, dan pemimpin yang berpengaruh di masyarakat. Bagi para orang tua yang berencana memondokkan anak, sikap bijak dan hati-hati dalammemilih pesantren tetaplah diperlukan. Memilih pesantren yang aman untuk anak adalahkeputusan penting yang memerlukan riset dan pertimbangan matang. Berikut beberapa tipsyang bisa membantu :
SPIDI-SADIQ GELAR OPEN HOUSE dan Parenting Seminar Bertajuk “The Beautiful of Holy Qur’an”

SPIDI-SADIQ GELAR OPEN HOUSE dan Parenting Seminar Bertajuk “The Beautiful of Holy Qur’an” Maros, 1/11/2025 – SPIDI Female Boarding School dan Sekolah Alam Darul Istiqamah (SADIQ) menggelar Open House dan Parenting Seminar Bertajuk “The Beautiful of Holy Qur’an”. Acara ini menjadi ajang kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi Qur’ani berkarakter unggul, sekaligus memperkenalkan sistem pendidikan SPIDI dan SADIQ yang berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Seminar Parenting bertajuk “The Beautiful of Holy Qur’an” bersama Ust. Muhammad Fakhrurrazy Anshar, B.Sh., MA., Ph.D. Direktur Eksekutif, Mukhlisah Arif, S.Pd.I mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sekolah dalam memperkuat peran keluarga sebagai mitra pendidikan. “Melalui kegiatan ini, orang tua tidak hanya mengenal sistem pendidikan di SPIDI dan SADIQ, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang penerapan nilai Al-Qur’an dalam pola asuh di era digital. Seminar parenting bersama Ust Fakhrurrazy diharapkan memberi inspirasi bagi keluarga untuk membangun generasi Qur’ani” Ujarnya. Mukhlisah menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk Launching secara resmi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2026-2027 dan SPIDI Privilege Card bagi calon siswa dan orang tua. Melalui kartu ini, sekolah berupaya membangun ekosistem kemitraan yang bisa memberikan manfaat lebih luas. Rangkaian School Festival 2025 turut menampilkan berbagai karya kreatif siswi, mulai dari proyek sains, seni, hingga teknologi digital. Di antaranya simulasi tsunami, energi terbarukan, lukisan, terarium dan paludarium, maket PLTB dan tambak garam, hingga kaligrafi akrilik. Karya-karya tersebut menjadi bukti integrasi nilai Qur’ani dalam pembelajaran kreatif dan aplikatif. Selain pameran, para siswi juga mengikuti Tes Uji Publik Bacaan Al-Qur’an, yang menguji hafalan, tajwid, dan pemahaman makna ayat. “Alhamdulillah, anak-anak tampil luar biasa. Mereka tidak hanya fasih membaca, tetapi juga mampu menjelaskan makna ayat dengan pemahaman yang baik,” kata Mukhlisah. Direktur Akademik SPIDI, Dr. Riza Sativani Hayati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa SPIDI memiliki enam keunikan utama dalam sistem pendidikannya yang dirancang untuk membentuk muslimah cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia. “Pertama, Al-Qur’an menjadi rujukan utama dalam seluruh proses pembelajaran. Kedua, pembentukan muslimah personality agar siswi memiliki kepribadian tangguh dan berkelas. Ketiga, kami membekali mereka dengan life skill dan tech skill, memastikan setiap siswi memiliki minimal dua keterampilan unggulan yang relevan untuk masa depan,” jelasnya. Ia menambahkan, SPIDI merupakan salah satu sekolah berbasis Qur’ani dan teknologi pertama di luar Pulau Jawa yang memadukan pembelajaran modern, digital, dan spiritual. Melalui pendekatan joyful learning dan leadership experience, siswi dibimbing agar tumbuh percaya diri dan adaptif menghadapi tantangan zaman. Salah satu siswi SPIDI, Zafira, mengaku senang bisa belajar di lingkungan terbuka yang dekat dengan alam. “Kadang kami belajar di luar ruangan, di lapangan, supaya lebih menyatu dengan alam. Rasanya lebih menyenangkan dan segar, bisa belajar sambil melihat pemandangan,” tuturnya. Selain kegiatan akademik, para siswi juga dibekali pelatihan panahan, seni, serta pembelajaran bahasa Arab dan Inggris sebagai bagian dari pengembangan karakter dan kecakapan global. Melalui kegiatan ini, SPIDI dan SADIQ menunjukkan komitmennya untuk membangun sistem pendidikan yang mengintegrasikan nilai spiritual, kecerdasan intelektual, dan kemampuan teknologi, guna menyiapkan generasi muslimah yang siap menjadi pemimpin dan inovator masa depan. “Kami ingin menjadi pusat pendidikan Qur’ani yang tidak hanya mencetak hafidzah, tetapi juga pemimpin dan inovator masa depan,” tutup Dr. Riza.
SPIDI-SADIQ Galang Dana Hingga 24 JUTA Untuk Pengungsi Palestina di Lebanon.

SPIDI-SADIQ Galang Dana Hingga 24 JUTA Untuk Pengungsi Palestina di Lebanon. Maros,(1/11/25) – Rasa empati dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh keluarga besar SPIDI Female Boarding School dan Sekolah Alam Darul Istiqamah, melalui program Donasi Kemanusiaan untuk Pengungsi Palestina di Lebanon. Kegiatan ini diinisiasi oleh seluruh peserta didik SPIDI-SADIQ, guru, orang tua, dan civitas. Dengan penuh rasa syukur total donasi yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp24.000.000 (Dua puluh empat juta) dan telah disalurkan melalui Baitulmal Amanah Hijrah pada Sabtu, 1 November 2025. “Kami bersyukur karena di tengah acara OPEN HOUSE SPIDI-SADIQ yang penuh keceriaan, para siswa dan orang tua tetap menunjukkan empati yang luar biasa terhadap program Donasi Kemanusiaan untuk saudara kita Pengungsi Palestina di Lebanon” kata Dr. Riza Sativana Hayati, S.Pd., M.Pd. selaku Direktur Pendidikan SPIDI-SADIQ. Salah satu orang tua siswa SADIQ mengungkapkan rasa banggganya bisa ikut berkontribusi. “Saya bersyukur, SPIDI-SADIQ mengajarkan anak saya dalam menerapkan nilai-nilai kemanusiaan, walaupun dengan cara yang sederhana. Semoga melalui bantuan ini, bisa memberikan manfaat yang besar untuk saudara-saudara kita di Palestina”. SPIDI-SADIQ berharap Program ini tidak hanya menjadi momentum solidaritas, tetapi juga wadah pendidikan karakter bagi para siswa untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial sejak dini.
STOP Kekerasan, SPIDI Generasi Anti Bullying!
STOP Kekerasan, SPIDI Generasi Anti Bullying! Maros, 28/10/2025 – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, SPIDI Female Boarding School, kembali menunjukkan komitmennya dengan mengadakan aksi nyata dalam membentuk karakter siswi yang berakhlak dan berempati tinggi melalui Deklarasi Anti Bullying dan Stop Kekerasan. Kegiatan ini menjadi bagian dari campaign internal SPIDI untuk menanamkan nilai-nilai saling menghargai, menolak kekerasan dalam bentuk apapun. Untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswi di SPIDI. Kepala sekolah SPIDI, Zulfikar Asziddiq mengatakan “Bullying adalah pengkhianatan terhadap sumpah, dapat merusak persatuan, memecah belah, merendahkan manusia dan saudara seiman, karena perbedaan fisik, perbedaan status, perbedaan kemampuan hingga perbedaan intelektual”. Melalui kegiatan ini, para siswi diajak untuk melalukan aksi nyata untuk menghentikan perilaku bullying dengan menandatangani poster kampanye Deklarasi Anti Bullying dan Stop Kekerasan yang akan dipajang di papan bulletin sekolah sebagai pengingat visual untuk semua warga SPIDI. Salah satu siswi kelas X, Cinta Haryuni Amrullah, mengungkapkan kesannya setelah mengikuti kegiatan ini. “Dulu aku kira bullying itu cuma kalau memukul atau mengejek, tapi ternyata bisa juga lewat kata-kata, melalui lisan bahkan melalui social media. Sekarang aku jadi lebih hati-hati”. Melalui gerakan ini, SPIDI berharap setiap komunitas sekolah, guru, siswi, civitas, hingga orang tua bisa bersama-sama menjaga budaya positif di lingkungan pendidikan.
Siswi SPIDI Wakili Sulsel di Ajang Literasi Nasional

Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) Maros kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Aisyah Syahrir, siswi SPIDI yang mewakili tim Content Creator SPIDI, berhasil meraih Juara Pertama Lomba Video Konten Literasi pada seleksi Festival Literasi Perpusnas 2025 tingkat Sulawesi Selatan. Dengan kemenangan ini, Aisyah akan menjadi delegasi resmi Sulsel pada Festival Literasi Nasional yang akan berlangsung pada 27–29 Oktober 2025 di Hotel Grand Mercure, Jakarta Kemayoran. SPIDI, yang dikenal sebagai female boarding school, terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda berprestasi. Sepanjang 2025, puluhan penghargaan telah diraih siswinya dari berbagai kompetisi nasional dan internasional, mulai dari literasi digital, seni, olahraga, hingga riset ilmiah. Vice Executive Director SPIDI, Irmayanti Arifuddin MPd, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian siswinya. “Kami sangat bangga atas capaian Aisyah. Prestasi ini menunjukkan bahwa siswi SPIDI mampu bersaing di level nasional. SPIDI akan terus menjadi rumah terbaik bagi putri bangsa untuk berkembang, berkarya, dan berprestasi,” ujarnya, Jumat (3/10/2025) Aisyah Syahrir turut menyampaikan harapannya agar karyanya dapat menginspirasi pelajar lain. “Saya bangga bisa membawa nama SPIDI dan Sulsel. Semoga karya ini menginspirasi generasi muda menjadikan literasi sebagai gaya hidup kreatif,” ungkapnya. Prestasi ini semakin memperkuat posisi SPIDI sebagai sekolah rujukan bagi pendidikan perempuan yang modern, kompetitif, dan berlandaskan nilai-nilai islami.(*)
Gubernur Sulsel Kagum, Kontingen SPIDI Jambore Muslim Dunia Ada yang Hafizah 30 Juz

Gubernur Sulsel Kagum, Kontingen SPIDI Jambore Muslim Dunia Ada yang Hafizah 30 Juz Hari ini, kontingen SPIDI bertolak ke Jakarta dengan semangat mengharumkan nama Sulawesi Selatan di kancah internasional sekaligus membawa kebanggaan bagi Kabupaten Maros. Sebanyak 80 siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI), Kabupaten Maros, akan mewakili Sulawesi Selatan pada World Muslim Scout (WMS) Jamboree 2025 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, 9–14 September. Kontingen ini dilepas langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (29/8). Dalam momen itu, ia kagum karena beberapa anggota kontingen SPIDI merupakan hafizah 30 juz Al-Qur’an. Tradisi di SPIDI diyakini menjadi kunci keberhasilan mereka. Santri terbiasa dengan program Tidur Lebih Awal (TILAWA) dan rutin menjalani qiyamul lail. Sepertiga malam mereka manfaatkan sebagai golden time untuk mengulang hafalan dengan lebih fokus. Dukungan juga datang dari daerah. Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur, S.T., M.Si, melepas langsung kontingen SPIDI di Masjid Andi Murni Badiu, Maccopa, Maros. Ia memberi pesan khusus agar para santri menjaga nama baik sekolah dan Kabupaten Maros. Pelepasan di Maros berlangsung hangat, dihadiri jajaran pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Maros dan keluarga besar SPIDI. Dalam sambutannya, Andi Muetazim yang juga Bendahara Umum Kwartir Cabang berpesan agar santri tetap disiplin, menjaga kebersamaan, serta mengikuti arahan pembina selama kegiatan berlangsung.
Jejak dari Korea Selatan: Qimora Salsabila, Pemimpin yang Lahir dari Lapangan

Selesai sudah prosesi sakral pelantikan ketua, wakil ketua, beserta segenap jajaran pengurus Badan Eksekutif Santri (BESt) Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) di Masjid Andi Murni Badiu, sore Jumat, 5 September, untuk masa bakti 2025–2026. Kini, mari berkenalan dengan sosok Qimora Salsabila, ketua BESt terpilih. Siswi kelas 11 ini memiliki paras oriental yang memancarkan keanggunan. Suaranya lembut, membawa ketenangan, seolah memiliki daya tarik yang membuat siapa pun ingin mendengarnya. Kami berkesempatan berbincang dengan gadis remaja berusia 17 tahun tersebut selepas acara pelantikan di salah satu gazebo pesantren. Angin sore berembus lembut, seakan ikut merayakan pencapaian baru dalam hidupnya. Kami mengucapkan selamat kepadanya terlebih dahulu, lalu menyampaikan pesan penguatan agar bahtera BESt yang ia nakhodai berlayar dengan lancar. Ia mengucapkan terima kasih sambil tersenyum. Bagi Qimo, begitu ia akrab disapa, BESt adalah wadah baginya untuk mengembangkan potensi dan kemampuan, baik dirinya maupun teman-temannya. Selain itu, ia ingin memberikan kontribusi nyata bagi sekolah. Karena itu, ia tidak menyia-nyiakan kesempatan saat seleksi ketua dibuka. “Saya juga ingin memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah: membantu menjaga kebersihan lingkungan, menegakkan kedisiplinan, dan memperbaiki akhlak santri,” tegasnya. Tanpa strategi kampanye khusus, Qimora mengandalkan rekam jejak keterlibatannya sejak SMP hingga SMA dalam berbagai kegiatan internal maupun eksternal sekolah. Peran aktif itulah yang memperkenalkannya kepada para santri sekaligus menjadi magnet simpati pemilih. Qimo mengaku dirinya adalah orang lapangan, penjelajah sejati. Ia menempa diri di bawah terik matahari dan guyuran hujan, membangun karakter melalui gemuruh pengalaman di luar ruang kelas. Sepak terjang dan prestasinya terekam dalam jejak kegiatan nonakademik. Ia tercatat aktif di Gerakan Pramuka, yang membawanya terbang bersama tiga puluh rekannya dari SPIDI ke Korea Selatan untuk mengikuti Jambore Internasional pada 2023. Selain itu, ia juga berkiprah di Putri Merah Jambu, sebuah wadah seni santri tempat bakat dan karyanya di bidang seni dan sinematografi kerap meraih penghargaan, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional. Tak hanya itu, ia juga tergabung dalam Paskibra. Puncaknya, pada perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia Agustus lalu, gadis kelahiran 1 Januari 2009 ini dipercaya menjadi pemimpin Paskibra sekolah, sebuah pengakuan yang menegaskan kapasitasnya. “Saya menyukai belajar di luar kelas. Mengikuti banyak organisasi dan kegiatan di luar ruang belajar membantu saya mendapatkan pengalaman dan pelajaran yang mungkin tak bisa saya dapatkan di kelas,” jawabnya ketika ditanya alasan terjun dalam banyak kegiatan nonakademik. Namun, Anda akan keliru jika mengira Qimora tak memiliki prestasi akademik. Ia adalah penghafal Al-Qur’an 30 juz dan kini fokus menjaga hafalannya dengan murajaah rutin. Ia pernah menyetor hafalan lima juz dalam satu kali duduk dan kini tengah mempersiapkan setoran hafalan sepuluh juz sekaligus. Selain itu, Qimora telah meraih sanad (ijazah) hafalan hadis, sebuah capaian yang jarang dimiliki remaja seusianya. Prestasinya juga merambah ke bidang akademik umum; ia berhasil meraih medali emas dan perunggu dalam ajang kompetisi Bahasa Inggris tingkat nasional. Mengapa Qimora memiliki banyak capaian akademik maupun nonakademik yang membanggakan? Jawaban atas pertanyaan itu bukanlah mukjizat, melainkan kerja keras yang lahir dari filosofi hidup yang kokoh. Alasannya membuat siapa pun harus mengangkat jempol. “Alhamdulillah, saya adalah pribadi yang pantang menyerah. Ketika melihat orang lain mampu, saya pun meyakinkan diri bahwa saya juga bisa. Itulah yang mendorong saya untuk terus belajar, mencoba, dan belajar dari kesalahan sebelumnya,” ungkapnya, mengurai benang merah dari setiap jejak kesuksesan yang ia rajut. Gadis pengagum Bung Karno ini tak menafikan bahwa perjalanan mendaki gunung prestasi tak akan berhasil tanpa dukungan banyak pihak. Ia menaruh hormat dan terima kasih setinggi-tingginya pada Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) yang ia sebut sebagai wadah terbaik, taman tempat bibit-bibit minat dan bakatnya tumbuh subur dan mekar. Lebih dari itu, ia bersyukur atas kehadiran dua matahari dalam hidupnya: Yudhi Hariyanto, sang ayah, dan A. Nur Indar Samad, sang ibu, yang tak pernah lelah memberikan dukungan penuh. Mereka adalah dermaga tempat ia berlabuh dan mengisi ulang energi. Ia tak akan mencapai sesuatu tanpa restu dan doa orang tuanya, dan ia tak akan bangga atas prestasi yang diraih tanpa dukungan mereka. “Ayah dan ibu tak pernah memaksakan kehendak mereka pada saya. Selama apa yang saya lakukan positif, mereka dukung. Bahkan sampai pada cita-cita saya ke depan, mereka serahkan pada saya,” tuturnya lirih. Dengan segala pengalaman dan bakatnya, kini Qimora siap mengayunkan sauh, memimpin bahtera BESt berlayar menuju cakrawala baru, menjadikannya wadah aspirasi dan kreativitas santri. Qimora adalah pemimpin yang ditempa alam. Panas ekstrim Jambore Internasional di Korea Selatan 2023, hujan deras latihan Paskibra, dan kerasnya medan Pramuka telah mengajarinya arti ketangguhan. Bagi Qimora, kepemimpinan bukan hanya dihasilkan oleh teori di balik meja dan tulisan di atas kertas, melainkan pelajaran dari lapangan: tentang bertahan, merangkul perbedaan, berinteraksi lintas budaya, dan memahami dunia. Sosoknya menjadi inspirasi nyata bagi semua santri bahwa kerja keras, tekad, dan dukungan adalah bahtera besar untuk mengarungi lautan kehidupan. Selamat berjuang, Qimora. Semoga sukses.
Pelepasan Kontingen Sulsel oleh Gubernur ke World Muslim Jamboree 2025

Assalamu’alaikum Sobat SPIDI,Salam Pramuka! Alhamdullilah 80 orang perwakilan dari Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) mengikuti Pelepasan Kontingen Sulawesi Selatan pada World Muslim Scout (WMS) Jamboree 2025 yang dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, S.T. selaku Ketua Majelis Perwakilan Daerah Gerakan Pramuka Sulsel di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Jum’at 29/08). Dalam momen tersebut Beliau menyampaikan kekagumannya pada kontingen yang berasal dari SPIDI karena beberapa anggota kontingen SPIDI merupakan penghafal 30 Juz Al-Qur’an. Ketika ditanya apa kunci utama dalam menghafal, salah satu siswa menjawab karena adanya program Tidur Lebih Awal (TILAWA) dan Qiyamul Lail. Menurutnya, waktu tersebut adalah golden time yang sangat efektif untuk menghafal Al-Qur’an dengan lebih fokus dan mendalam. Semoga partisipasi ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi pramuka muslim dunia, namun SPIDI sebagai Kontingen Sulawesi Selatan dapat menjaga nama baik daerah serta memberikan kontribusi terbaik dalam WMS Jamboree 2025.
“SPIDI Ikrarkan Falsafah Bugis pada Upacara HUT Ke-80 Republik Indonesia”

Suara lantang Ananda Irma yang menjadi Pemimpin Upacara serta harmonisasi langkah pasukan pengibar bendera dan nyanyian Indonesia Raya mengobarkan semangat kemerdekaan🔥🔥🔥 Terlebih lagi, amanat upacara yang disampaikan Dewan Pembina, Ustadz Muzayyin Arif, M.Pd. yang berpesan pada seluruh santri SPIDI untuk tidak lupa pada Falsafah Bugis yang berbunyi:“Resopa temmangingngi naletei pammasana dewatae,” yang berarti bahwa hanya dengan kerja keras dan kesungguhan maka kita akan mendapat kasih sayang Allah dan mewujudkan mimpi kita di masa depan. Tak heran, jika dari baju adat yang digunakan, barisan yang kokoh, hingga bendera yang berkibar megah, menjadi cerminan semangat civitas SPIDI untuk terus berjuang memberikan yang terbaik untuk Negeri. Dirgahayu Indonesiaku! Tonton video selengkapnya di Instagram SPIDI: https://www.instagram.com/p/DNhlm83RHSX/
Raih Beasiswa Kemerdekaan SPIDI: Wujudkan Impianmu Menjadi Muslimah Berwawasan Global!

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 RI, Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) memberikan kesempatan emas kepada pelajar putri yang ingin melanjutkan ke jenjang SMP atau SMA untuk mendapatkan Beasiswa Kamerderkaan bertajuk “Merdeka Berwawasan Global” pada periode pendaftaran mulai 10 Agustus – 10 September 2025. Sebagai Sekolah Islam khusus putri berasrama yang menjadi Google Reference School Pertama di Indonesia Timur, SPIDI menerapkan berbagai teknologi Google for Education dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari dengan cara yang transformatif dan inovatif. Selain itu, SPIDI juga memiliki program perjalanan edukasi dengan mengunjungi beberapa negara seperti Singapura dan Malaysia. Menariknya, mereka juga melakukan perjalanan spiritual dalam program Umrah ke Mekkah, Madinah dan Turki. Oleh karena itu, Beasiswa Kemerdekaan ini dirancang untuk mendukung para muslimah yang berakhlak, berilmu serta memiliki wawasan global dan digital learning. Calon peserta didik dapat memilih salah satu dari beasiswa yang ditawarkan, yaitu: 1. Tabungan Umrah: Rasakan Pengalaman Spiritual di Mekkah, Madinah, dan Jelajahi Keindahan Turki 2. Mengikuti Eduwisata ke Singapura atau Malaysia secara GRATIS 3. Crome Book for Education Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini!Bersama SPIDI, wujudkan impianmu! 🔗 Pendaftaran Online: psb.spidi.sch.id📲 whatsapp: 0812-4320-7772