Tingkatkan Kepedulian Kesehatan Siswi, SPIDI Berkolaborasi dengan Orca+ Dental Care Gelar Seminar Edukasi Kesehatan Gigi

Maros, 23 April 2026 Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kesejahteraan dan kesehatan para siswinya, Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Orca+ Dental Care. Kerja sama ini diawali dengan penyelenggaraan Seminar Edukasi Kesehatan Gigi yang berlangsung khidmat di lingkungan sekolah pada Kamis, 23 April 2026. Kolaborasi ini mengusung misi besar untuk mengintegrasikan nilai-nilai kesehatan ke dalam ekosistem pendidikan. Terdapat tiga pilar utama yang menjadi tujuan dari kerjasama antara SPIDI dan Orca+ Dental Care ini: 2. Kemudahan Akses Perawatan yang Aman dan Nyaman: Kolaborasi ini membuka jalan bagi seluruh keluarga besar SPIDI untuk mendapatkan akses layanan kesehatan gigi yang berkualitas, aman, dan nyaman, sehingga perawatan gigi tidak lagi menjadi hal yang menakutkan bagi siswi. 3. Sinergi Institusi Pendidikan dan Fasilitas Kesehatan: Langkah ini merupakan perwujudan nyata sinergi antara dunia pendidikan dan sektor kesehatan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang suportif terhadap tumbuh kembang fisik siswi secara optimal. “Kami di SPIDI selalu mengutamakan kesehatan siswi sebagai pondasi utama mereka dalam menuntut ilmu. Melalui kolaborasi dengan Orca+ Dental Care ini, kami ingin memastikan bahwa setiap siswi mendapatkan edukasi yang tepat langsung dari pakarnya. Kami percaya sinergi antara sekolah dan fasilitas kesehatan adalah kunci untuk melahirkan generasi yang kuat dan sehat,” Ujar Bu Risnawati S.Kep, selaku Koordinator UKS SPIDI. Pihak Orca+ Dental Care menyambut baik inisiatif ini dengan menghadirkan tenaga medis profesional yang memberikan materi edukasi secara interaktif, sehingga para siswi dapat memahami pentingnya investasi kesehatan gigi. Dengan terlaksananya seminar edukasi ini, SPIDI dan Orca+ Dental Care berharap dapat terus memperkuat kemitraan ini di masa depan melalui berbagai program kesehatan lainnya yang bermanfaat bagi para siswi dan seluruh warga sekolah. Penulis: Minarni Puspita, S.I.Kom

Wujudkan Standar Global, SPIDI Jadi Role Model Implementasi Cambridge English Assessment bagi Al-Fityan School

Kunjungan Alfityan

MAROS – SPIDI Female Boarding School kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir pendidikan berstandar internasional di Sulawesi Selatan. Pada hari Rabu (15/4), SPIDI menerima kunjungan studi dari delegasi Al-Fityan School yang hadir khusus untuk mempelajari keberhasilan SPIDI dalam mengimplementasikan Cambridge English Assessment. Sebagai sekolah yang telah lama mengintegrasikan kurikulum Cambridge, SPIDI dinilai sukses menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain dalam mencetak lulusan dengan kompetensi bahasa Inggris yang diakui dunia. Kunjungan ini menjadi ajang bagi Al-Fityan untuk melihat langsung bagaimana SPIDI mengelola ekosistem pembelajaran bahasa yang komprehensif. Poin Utama Kunjungan: “Kami merasa bersyukur dapat berbagi pengalaman dengan Al-Fityan. Bagi SPIDI, kolaborasi ini adalah bagian dari misi kami untuk terus menebar manfaat dan menjadi rujukan dalam transformasi pendidikan Islam yang modern dan berdaya saing global,” ujar Dr. Riza Sativani Hayati M.Pd. selaku Direktur Akademik SPIDI. berdaya saing global,” ujar perwakilan Manajemen SPIDI.Pihak Al-Fityan mengakui bahwa langkah-langkah strategis yang telah dilakukan SPIDI menjadi acuan penting bagi mereka. Keberhasilan SPIDI dalam menjembatani pendidikan berbasis karakter dengan kualifikasi internasional menjadikan sekolah ini sebagai role model yang relevan bagi sekolah-sekolah Islam lainnya. Penulis: Minarni Puspita, S.I.Kom

Kolaborasi Unggul: SPIDI & SADIQ Gandeng FMIPA UNM Siapkan Siswa Berwawasan Global

MAKASSAR – Langkah besar diambil oleh Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI Female Boarding School) dan Sekolah Alam Darul Istiqamah (SADIQ) dalam mempertegas posisi mereka di kancah pendidikan global. Pada Senin (2/3/2026), resmi menjalin kerjasama strategis dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM). Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) ini dilakukan langsung oleh Dr. Riza Sativani Hayati, M.Pd. (Academic Director SPIDI & SADIQ) bersama Dekan FMIPA UNM yang diwakili oleh Dr. Suriati Eka Putri, M.Si. (Wakil Dekan Urusan Kerjasama dan Pengembangan FMIPA UNM). Sinergi Akademisi dan Praktisi Pendidikan Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni di atas kertas. Langkah strategis ini dirancang untuk mempercepat transformasi pendidikan berbasis global. Khususnya mendukung akselerasi program-program internasional di lingkungan sekolah. “Kami ingin menciptakan ekosistem pendidikan yang kompetitif. Tujuannya jelas: agar siswa SPIDI dan SADIQ memiliki kesiapan penuh di level internasional dengan dukungan langsung dari pakar FMIPA UNM,” ungkap Dr. Riza Sativani Hayati. 5 Pilar Utama Kerjasama Ada lima poin krusial yang menjadi landasan kolaborasi antara Darul Istiqamah dan FMIPA UNM: Menuju Pendidikan Islami yang Progresif Menanggapi kerjasama ini, Dr. Suriati Eka Putri, M.Si. menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa sinergi ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap kemajuan institusi pendidikan menengah. Melalui skema ini, diharapkan terjadi transfer of knowledge yang lebih masif dan tepat sasaran. Dengan adanya kemitraan ini, SPIDI dan SADIQ semakin mengukuhkan identitasnya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berakar pada nilai-nilai Islami, tetapi juga progresif dan berwawasan masa depan. Penulis: Minarni Puspita, S.I.Kom

Milad 15 Tahun SPIDI Female Boarding School: Menembus Batas di Bulan Suci dengan Semangat “Bergerak Cepat, Berdampak Lebih Luas”

Makassar – Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI Female Boarding School) baru saja mengukir catatan sejarah baru. Di tengah kekhusyukan bulan suci Ramadan, Sekolah Putri Terbaik di Indonesia Timur ini merayakan Milad ke-15 pada tanggal 26-27 Maret 2026. Angka 15 tahun bukan sekadar penanda usia, melainkan momentum bagi SPIDI untuk menegaskan visinya melalui tema: “Bergerak Cepat, Berdampak Lebih Luas”. Harmoni Ibadah dalam Perayaan Milad Berbeda dengan seremoni pada umumnya, perayaan milad kali ini dikemas dalam balutan spiritual melalui kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT). Seluruh civitas akademika, mulai dari jajaran Direksi, guru dan staf ikut dalam rangkaian ibadah bersama yang memperkuat ukhuwah di bawah naungan bulan suci Ramadan. Hadir dalam momentum istimewa ini, Ust. Muzayyin Arif, M.Pd. (Ketua Dewan Pembina), Ust. Safwan Saad, Lc., M.Si. (Ketua Yayasan), dan Ibu Mukhlisah Arif, S.Pd.I. (Direktur Eksekutif SPIDI). Pesan Strategis dari Pucuk Pimpinan Dalam arahannya, Ust. Muzayyin Arif, M.Pd. menekankan pentingnya akselerasi di era global. Beliau menyampaikan bahwa SPIDI harus menjadi institusi yang dinamis. “Dunia bergerak sangat cepat, maka SPIDI tidak boleh lambat. Tema ‘Bergerak Cepat, Berdampak Lebih Luas’ adalah komitmen kita untuk memastikan bahwa setiap inovasi yang lahir dari sekolah ini tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh siswa, tetapi juga harus memberi dampak bagi masyarakat luas dan umat,” tegas Ust. Muzayyin. Senada dengan hal tersebut, Ust. Safwan Saad, Lc., M.Si. selaku Ketua Yayasan mengingatkan bahwa fondasi dari setiap gerak cepat tersebut haruslah sesuai dengan nilai-nilai keislaman yang kokoh, yang menjadi ciri khas Darul Istiqamah. Merawat Keikhlasan, Meneguhkan Profesionalisme Direktur Eksekutif SPIDI, Ibu Mukhlisah Arif, S.Pd.I., mengungkapkan rasa syukurnya karena milad tahun ini bertepatan dengan Ramadan. Menurutnya, MABIT yang dilaksanakan selama dua hari ini adalah sarana “cas energi” bagi seluruh tim untuk bisa bersinergi. “Kami memulai pergerakan besar ini dari hati. Melalui MABIT, kita sinkronkan kembali niat agar di usia ke-15 ini, keberadaan SPIDI semakin dirasakan manfaatnya oleh dunia pendidikan muslimah secara global,” ujar Ibu Mukhlisah. Penulis: Minarni Puspita, S.I.Kom

Wujudkan Kepedulian, Keluarga Besar SPIDI, DIBS, dan SADIQ Salurkan Donasi Rp34,6 Juta untuk Korban Banjir Sumatra Barat

MAROS, SULAWESI SELATAN – Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, keluarga besar lembaga pendidikan SPIDI Female Boarding School (Sekolah Putri Darul Istiqamah), DIBS (Darul Istiqamah Boarding School), dan SADIQ (Sekolah Alam Darul Istiqamah) telah berhasil menghimpun dan menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana banjir di wilayah Sumatra Barat. Melalui gerakan sosial yang melibatkan orang tua siswa (Ayah Bunda) serta seluruh civitas akademika, total donasi yang terkumpul mencapai Rp34.630.000. Kolaborasi Strategis dalam Penyaluran Penyaluran bantuan ini dilakukan secara kolaboratif bersama tim Wafa Care Pesantren Diniyyah Putri Padang Panjang. Kerja sama ini memastikan bantuan tersampaikan secara tepat sasaran kepada warga yang paling membutuhkan di lokasi terdampak. Salah satu titik penyaluran bantuan dilakukan di SDN 03 Guguak Malalo Kec. Batipuah Selatan, di mana bantuan diserahkan langsung kepada pihak sekolah dan warga sekitar guna mendukung pemulihan pascabencana. Dalam pernyataan resminya, pihak manajemen SPIDI, DIBS, dan SADIQ menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh donatur: “Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ayah dan Bunda yang telah berkontribusi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra Barat dan menjadi amal jariyah bagi kita semua.” Ujar Dr.Riza Sativani selaku Direktur Akademik SPIDI-SADIQ-DIBS. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk menanamkan nilai-nilai empati dan kepedulian sosial sejak dini kepada para santri dan seluruh keluarga besar sekolah, membuktikan bahwa jarak bukan penghalang untuk saling mengulurkan tangan. Penulis: Minarni Puspita, S.I.Kom

Rencana Bangun Lembaga Pendidikan di Gaza, Prof. Nasr Arif dari UAE Kunjungi SPIDI Female Boarding School

Makassar – Prof. Nasr Arif dari Uni Emirat Arab (UAE) mengunjungi Spidi Female Boarding School dalam rangka penjajakan rencana pembangunan lembaga pendidikan di Gaza, Palestina. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis Educators Without Borders International (EWBI) dalam memperkuat pendidikan Islam di wilayah konflik. Prof. Nasr Arif yang merupakan Advisor EWBI hadir bersama Dr. Mouza, selaku Chairman EWBI. Keduanya melakukan benchmarking ke sejumlah lembaga pendidikan berasrama di Indonesia, baik untuk putra maupun putri. Spidi Female Boarding School menjadi salah satu rujukan dalam proses tersebut, termasuk sebagai referensi pengelolaan pendidikan dan kelembagaan. Dalam pertemuan tersebut, rombongan EWBI diterima langsung oleh Direktur Akademik Spidi Female Boarding School, Dr. Riza Sativani. Riza menyampaikan kesiapan lembaganya untuk memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan lembaga pendidikan di Gaza. Ia juga memaparkan berbagai program unggulan yang dijalankan di Spidi Female Boarding School, mulai dari sistem pendidikan berasrama, pengembangan kurikulum, hingga program Tilawa yang menjadi bagian dari penguatan karakter, spiritualitas, dan kualitas bacaan Al-Qur’an para siswi. Selain membahas dukungan kelembagaan, pertemuan ini juga mendiskusikan peluang kerja sama program, kurikulum, dan manajemen pendidikan berasrama yang dapat diadaptasi sesuai dengan kondisi sosial dan kemanusiaan di Gaza. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi internasional dalam mendukung pendidikan Islam yang berkelanjutan. Penulis: Ismawan Amir MSc

Keren! 500 Prestasi di 2025, SPIDI Jadi Tempat Berkumpulnya Anak-Anak Juara

Makassar — Sepanjang tahun 2025, SPIDI mencatat 500 prestasi dari berbagai bidang. Capaian itu diraih dari kompetisi akademik, tahfidz, olahraga, seni, hingga ajang kepemimpinan dan keterampilan. Raihan tersebut mengukuhkan SPIDI sebagai sekolah yang dikenal melahirkan siswa-siswi bermental juara. Direktur Akademik SPIDI, Dr Riza Sativani, mengatakan prestasi bukan sekadar hasil akhir, melainkan buah dari pembinaan yang konsisten dan terukur. “Di SPIDI, prestasi itu bukan kebetulan. Ada pembinaan yang rapi, evaluasi rutin, dan pendampingan intensif. Target kami bukan hanya menang lomba, tapi membentuk kebiasaan juara: disiplin, fokus, dan berakhlak,” kata Dr Riza Sativani dalam keterangannya, Senin (22/12/2025). Menurut Riza, budaya sekolah yang mendorong siswa berani mencoba dan berkembang menjadi faktor kuat di balik lonjakan prestasi sepanjang 2025. Selain penguatan akademik, SPIDI juga menyiapkan jalur pembinaan sesuai minat dan potensi siswa. “Kami memetakan potensi anak sejak awal. Ada yang kuat di akademik, ada yang menonjol di tahfidz, ada yang cepat berkembang di olahraga atau seni. Tugas kami memastikan mereka dapat jalur pembinaan yang tepat,” ujarnya. Riza menyebut, salah satu penguat pembinaan di SPIDI adalah hadirnya lebih dari 30 kelas pembinaan minat dan bakat yang terbagi dalam dua jalur, yakni life skill class dan talent class. Kelas-kelas tersebut dirancang agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga punya keterampilan, karakter, dan kesiapan menghadapi tantangan nyata. “Anak-anak perlu ruang untuk menemukan dan mengasah potensinya. Karena itu kami sediakan lebih dari 30 kelas pembinaan minat bakat, mulai dari life skill class sampai talent class. Di sinilah anak dibimbing, dilatih, lalu dipertemukan dengan panggung kompetisi yang sesuai,” kata Dr Riza Sativani. Di tengah tingginya kebutuhan orang tua mencari sekolah dengan pembinaan yang jelas, Riza menyebut pihaknya juga membuka ruang konsultasi bagi orang tua yang ingin memahami program pendidikan dan pola pembinaan di SPIDI. “Kalau orang tua ingin anaknya tumbuh dalam ekosistem yang terarah—akademiknya kuat, tahfidznya dibina, karakternya dibentuk—silakan konsultasi. Kami terbuka menjelaskan program pembinaan dan jalur pengembangan anak di SPIDI,” ujar Riza. Ia menambahkan, lingkungan yang sehat turut menjadi faktor penting. Di SPIDI, siswa dibiasakan saling menguatkan, bukan saling menekan, sehingga anak lebih percaya diri dan konsisten dalam prosesnya. “Anak-anak juara itu bukan hanya yang bawa pulang piala, tapi juga yang konsisten, bertanggung jawab, dan punya adab. Prestasi adalah bonus dari proses panjang,” tambah Riza. Dengan capaian 500 prestasi sepanjang 2025, SPIDI menargetkan penguatan program pembinaan di tahun berikutnya, baik dari sisi kualitas pelatihan, peningkatan partisipasi kompetisi, maupun pengembangan karakter dan spiritual siswa. Penulis: Ismawan Amir, MSc

Mencetak Tunas Unggul dan Melek Digital dari Pondok Putri

SALSA sebentar lagi lulus sekolah dasar. Naila, kakaknya, mengajak dia untuk ikut mondok di SPIDI Female Boarding School (Sekolah Putri Darul Istiqamah), Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Namun, Salsa ogah. Sebab dia tahu, di boarding school itu santri tidak boleh membawa ponsel. “Tidak mau, nanti saya gaptek,” protes Salsa. Namun semua berubah ketika Naila memperlihatkan profil sekolahnya yang tayang di Youtube. Santri Spidi memang tak membawa ponsel dari rumah. Namun, pihak pondok menyediakan ratusan tablet dan laptop yang bisa diakses setiap saat. Asyiknya, belajar tak selalu di ruang kelas yang terbatas dinding tembok. Spidi memiliki rumah-rumah kayu yang dijadikan kelas. Santri pun bisa belajar seolah berada di gazebo pinggir pantai. Apalagi, sekeliling pondok penuh dengan pepohonan rindang. Bunga-bunga bermekaran di halaman. Naila memperlihatkan justru para santri Spidi bisa menjadi lebih unggul dalam dunia digital. Sebab, proses pembelajarannya pun nyaris semua dengan teknologi. Semua bisa memegang perangkat. Hanya saja, kontennya terbatas soal pendidikan dan wawasan yang disesuaikan dengan usia anak-anak. Akhirnya, Salsa pun setuju mondok bersama kakaknya. Sebab tinggal di pesantren modern itu ternyata tak membuat anak-anak dijauhkan dari teknologi. Sebaliknya, didekatkan dengan kemajuan namun dengan kontrol yang lebih terarah. Naila memang tidak sedang berbohong kepada adiknya agar mau mondok. Sebab, nyatanya Spidi memang sudah diakui sebagai sekolah dengan literasi digital yang baik. Sejak 2022, Spidi dinobatkan sebagai Google Reference School atau Sekolah Referensi Google. Predikat ini diserahkan oleh pimpinan Google untuk Asia Pasifik. Spidi menjadi sekolah pertama di kawasan timur Indonesia dan ketiga di Indonesia yang dinobatkan sebagai Google Reference School. “Pertama kali di timur Indonesia dan pertama di luar Jawa,” ucap Muzayyin Arif, Ketua Dewan Pembina Spidi. Muzayyin menegaskan, sekolahnya tak hanya konsisten mencetak generasi berakhlak dan salehah, namun juga melek digital. Terbaru, Amanda Aisyah Zasqia Arifin, siswi kelas XII SPIDI Female Boarding School (Sekolah Putri Darul Istiqamah) Maros, tampil percaya diri saat membawakan presentasi bertema “Aplikasi Manajemen Tugas Siswa dengan Gemini”. Di hadapan puluhan siswa dan guru dari berbagai sekolah di Indonesia, Amanda, anggota Siswa Google Mania (SIGMA) dengan lugas menjelaskan cara kerja Gemini, keunggulan AI generatif besutan Google, serta potensinya dalam menunjang proses pembelajaran. Dalam presentasi berdurasi sekitar satu jam, Amanda juga memaparkan bagaimana Gemini membantu membuat aplikasi tanpa perlu coding. “Tanpa mendalami coding, siapa pun bisa membuat aplikasi menggunakan Gemini. Ini langkah revolusioner yang membuka peluang besar bagi banyak orang,” ujar Amanda. Ia juga menambahkan bahwa Gemini sangat membantu dalam menyelesaikan tugas sekolah. “Saya sering menggunakan Gemini karena jawabannya lebih akurat dan terstruktur,” tuturnya. Sekretaris Direktur Spidi, Irmayanti menyatakan kebanggaannya. “Alhamdulillah, Amanda sukses. Kami pilih dia karena minat IT-nya kuat dan pernah membuat proyek digital sebelumnya,” ujarnya. Penampilan Amanda turut menuai pujian dari Leader Google Educator Group Pasuruan, Liza Timmy Zulva. “Spidi dan siswanya patut tampil di APAC (Asian Pasifik). Amanda keren, tetap tenang dan bisa improvisasi saat jaringan lemot,” tulis Liza. Amanda membuktikan, santri pun mampu bersaing di dunia digital global.

SPIDI-SADIQ GELAR OPEN HOUSE dan Parenting Seminar Bertajuk “The Beautiful of Holy Qur’an”

SPIDI-SADIQ GELAR OPEN HOUSE dan Parenting Seminar Bertajuk “The Beautiful of Holy Qur’an” Maros, 1/11/2025 – SPIDI Female Boarding School dan Sekolah Alam Darul Istiqamah (SADIQ) menggelar Open House dan Parenting Seminar Bertajuk “The Beautiful of Holy Qur’an”. Acara ini menjadi ajang kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi Qur’ani berkarakter unggul, sekaligus memperkenalkan sistem pendidikan SPIDI dan SADIQ yang berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Seminar Parenting bertajuk “The Beautiful of Holy Qur’an” bersama Ust. Muhammad Fakhrurrazy Anshar, B.Sh., MA., Ph.D. Direktur Eksekutif, Mukhlisah Arif, S.Pd.I mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sekolah dalam memperkuat peran keluarga sebagai mitra pendidikan. “Melalui kegiatan ini, orang tua tidak hanya mengenal sistem pendidikan di SPIDI dan SADIQ, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang penerapan nilai Al-Qur’an dalam pola asuh di era digital. Seminar parenting bersama Ust Fakhrurrazy diharapkan memberi inspirasi bagi keluarga untuk membangun generasi Qur’ani” Ujarnya. Mukhlisah menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk Launching secara resmi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2026-2027 dan SPIDI Privilege Card bagi calon siswa dan orang tua. Melalui kartu ini, sekolah berupaya membangun ekosistem kemitraan yang bisa memberikan manfaat lebih luas.  Rangkaian School Festival 2025 turut menampilkan berbagai karya kreatif siswi, mulai dari proyek sains, seni, hingga teknologi digital. Di antaranya simulasi tsunami, energi terbarukan, lukisan, terarium dan paludarium, maket PLTB dan tambak garam, hingga kaligrafi akrilik. Karya-karya tersebut menjadi bukti integrasi nilai Qur’ani dalam pembelajaran kreatif dan aplikatif. Selain pameran, para siswi juga mengikuti Tes Uji Publik Bacaan Al-Qur’an, yang menguji hafalan, tajwid, dan pemahaman makna ayat. “Alhamdulillah, anak-anak tampil luar biasa. Mereka tidak hanya fasih membaca, tetapi juga mampu menjelaskan makna ayat dengan pemahaman yang baik,” kata Mukhlisah. Direktur Akademik SPIDI, Dr. Riza Sativani Hayati, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa SPIDI memiliki enam keunikan utama dalam sistem pendidikannya yang dirancang untuk membentuk muslimah cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia. “Pertama, Al-Qur’an menjadi rujukan utama dalam seluruh proses pembelajaran. Kedua, pembentukan muslimah personality agar siswi memiliki kepribadian tangguh dan berkelas. Ketiga, kami membekali mereka dengan life skill dan tech skill, memastikan setiap siswi memiliki minimal dua keterampilan unggulan yang relevan untuk masa depan,” jelasnya. Ia menambahkan, SPIDI merupakan salah satu sekolah berbasis Qur’ani dan teknologi pertama di luar Pulau Jawa yang memadukan pembelajaran modern, digital, dan spiritual. Melalui pendekatan joyful learning dan leadership experience, siswi dibimbing agar tumbuh percaya diri dan adaptif menghadapi tantangan zaman. Salah satu siswi SPIDI, Zafira, mengaku senang bisa belajar di lingkungan terbuka yang dekat dengan alam. “Kadang kami belajar di luar ruangan, di lapangan, supaya lebih menyatu dengan alam. Rasanya lebih menyenangkan dan segar, bisa belajar sambil melihat pemandangan,” tuturnya. Selain kegiatan akademik, para siswi juga dibekali pelatihan panahan, seni, serta pembelajaran bahasa Arab dan Inggris sebagai bagian dari pengembangan karakter dan kecakapan global. Melalui kegiatan ini, SPIDI dan SADIQ menunjukkan komitmennya untuk membangun sistem pendidikan yang mengintegrasikan nilai spiritual, kecerdasan intelektual, dan kemampuan teknologi, guna menyiapkan generasi muslimah yang siap menjadi pemimpin dan inovator masa depan. “Kami ingin menjadi pusat pendidikan Qur’ani yang tidak hanya mencetak hafidzah, tetapi juga pemimpin dan inovator masa depan,” tutup Dr. Riza.

SPIDI-SADIQ Galang Dana Hingga 24 JUTA Untuk Pengungsi Palestina di Lebanon.

SPIDI-SADIQ Galang Dana Hingga 24 JUTA Untuk Pengungsi Palestina di Lebanon. Maros,(1/11/25) – Rasa empati dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh keluarga besar SPIDI Female Boarding School dan Sekolah Alam Darul Istiqamah, melalui program Donasi Kemanusiaan untuk Pengungsi Palestina di Lebanon. Kegiatan ini diinisiasi oleh seluruh peserta didik SPIDI-SADIQ, guru, orang tua, dan civitas. Dengan penuh rasa syukur total donasi yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp24.000.000 (Dua puluh empat juta) dan telah disalurkan melalui Baitulmal Amanah Hijrah pada Sabtu, 1 November 2025. “Kami bersyukur karena di tengah acara OPEN HOUSE SPIDI-SADIQ yang penuh keceriaan, para siswa dan orang tua tetap menunjukkan empati yang luar biasa terhadap program Donasi Kemanusiaan untuk saudara kita Pengungsi Palestina di Lebanon” kata Dr. Riza Sativana Hayati, S.Pd., M.Pd. selaku Direktur Pendidikan SPIDI-SADIQ. Salah satu orang tua siswa SADIQ mengungkapkan rasa banggganya bisa ikut berkontribusi. “Saya bersyukur, SPIDI-SADIQ mengajarkan anak saya dalam menerapkan nilai-nilai kemanusiaan, walaupun dengan cara yang sederhana. Semoga melalui bantuan ini, bisa memberikan manfaat yang besar untuk saudara-saudara kita di Palestina”. SPIDI-SADIQ berharap Program ini tidak hanya menjadi momentum solidaritas, tetapi juga wadah pendidikan karakter bagi para siswa untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial sejak dini.

Not Avalaible

Mohon Maaf Fitur belum tersedia, Sedang masa Development